Cristiano Ronaldo Kembali Mogok Main, Hubungan dengan PIF Makin Memanas

Ronaldo Kunci Al Nassr Lolos Final Piala Super Arab Saudi
Pemain bintang Al Nassr asal Portugal, Cristiano Ronaldo. (Gambar: Al Nassr)

Iniloh.id – Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan setelah memilih absen membela Al Nassr dalam lanjutan Saudi Pro League. Penyerang asal Portugal itu dipastikan tidak tampil saat Al Nassr menghadapi Al Ittihad, Sabtu (7/2/2026) dini hari WIB.

Ini menjadi pertandingan kedua yang dilewatkan Ronaldo dalam sepekan. Sebelumnya, mantan bintang Manchester United, Real Madrid, dan Juventus tersebut juga tak turun ke lapangan saat Al Nassr berhadapan dengan Al Riyadh di awal pekan.

Absennya Ronaldo disebut bukan semata alasan teknis. Sejumlah laporan mengungkapkan bahwa pemilik lima Ballon d’Or itu tengah melancarkan aksi mogok bermain sebagai bentuk kekecewaan terhadap Public Investment Fund (PIF), lembaga dana kekayaan Arab Saudi.

Bacaan Lainnya

PIF saat ini menguasai mayoritas saham empat klub raksasa Saudi Pro League, yakni Al Nassr, Al Hilal, Al Ittihad, dan Al Ahli. Namun, Ronaldo menilai pengelolaan investasi tersebut tidak berjalan adil.

Al Nassr, klub yang dibelanya, disebut minim dukungan dalam aktivitas transfer. Sementara itu, Al Hilal yang juga berada di bawah kendali PIF justru agresif mendatangkan pemain bintang. Teranyar, klub asuhan Simone Inzaghi tersebut sukses memboyong Karim Benzema pada bursa transfer Januari.

Situasi itu membuat Ronaldo frustrasi. Sepanjang jendela transfer terakhir, Al Nassr tidak mendatangkan pemain anyar sama sekali. Kondisi tersebut diyakini menjadi pemicu utama keputusan CR7 untuk menepi dari lapangan.

Aksi mogok Ronaldo akhirnya memancing respons resmi dari pihak Saudi Pro League. Dalam pernyataannya, liga menegaskan bahwa setiap klub memiliki otonomi penuh dalam pengelolaan tim, termasuk urusan rekrutmen pemain.

“Saudi Pro League beroperasi berdasarkan prinsip bahwa setiap klub berjalan secara independen dengan aturan yang sama. Klub memiliki dewan, eksekutif, dan kepemimpinan sepakbola masing-masing. Keputusan rekrutmen dan strategi sepenuhnya berada di tangan klub,” ujar juru bicara liga.

Pihak liga juga menegaskan bahwa peran Cristiano Ronaldo di Al Nassr tetap signifikan, namun tidak dapat memengaruhi kebijakan di luar kewenangan klubnya.

“Cristiano telah memainkan peran penting sejak kedatangannya dan berkontribusi besar pada ambisi klub. Seperti pemain elite lainnya, ia ingin menang. Namun, tidak ada individu yang menentukan keputusan di luar klubnya sendiri,” lanjut pernyataan tersebut.

Saudi Pro League menilai perbedaan aktivitas transfer antar klub justru menjadi bukti independensi masing-masing tim. Kompetisi pun disebut berjalan seimbang, dengan persaingan ketat di papan atas klasemen.

Cristiano Ronaldo sendiri merupakan proyek mercusuar pertama Arab Saudi sejak didatangkan pada 2022. Kehadirannya membuka jalan bagi masuknya sejumlah bintang Eropa ke Saudi Pro League, mulai dari Karim Benzema, N’Golo Kanté, Jordan Henderson, hingga Joao Felix.

Kini, sorotan tertuju pada kelanjutan sikap Ronaldo. Dengan statusnya sebagai ikon global sepakbola, publik pun bertanya-tanya: sejauh mana Cristiano Ronaldo mampu menekan kekuatan besar di balik sepakbola Arab Saudi?

Pos terkait