Iniloh.id – Di tengah polemik pemberhentian Gus Yahya, muncul isu baru terkait proses administratif dokumen.
Wasekjen PBNU, Nur Hidayat, mengungkap adanya dugaan sabotase pada sistem stempel elektronik PBNU.
Menurut Hidayat, sistem stempel digital tiba-tiba tidak bisa diakses melalui tiga akun berbeda, termasuk akun miliknya dan akun Sekjen.
Ia menduga hal tersebut sebagai bentuk intervensi dari Tim Project Management Office (PMO) Digdaya PBNU, yang selama ini mengelola sistem digitalisasi PBNU.
“Dengan kondisi itu, dapat disimpulkan terdapat aksi sabotase dari Tim Project Management Office Digdaya PBNU,” kata Hidayat.
Hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari tim terkait dugaan tersebut.






