BATAVIA TIMES – Jaringan Telkomsel mengumumkan akan melakukan pembaharuan dari 3G menjadi 4G LTE secara bertahap pada 2022 ini.
Operator seluler berplat merah itu, melakukan pembaharuan tersebut dengan tujuan agar pengguna mengalami aktivitas digital secara baik dan nyaman.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam melalui keterangan tertulisnya, Jumat (21/1/2022)
“Tahun ini Telkomsel akan melakukan percepatan upgrade jaringan 3G ke 4G/LTE” ucap Hendri
Ia berharap dengan adanya migrasi layanan dari 3G ke 4G LTE ini, dapat memberikan peluang yang lebih luas untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Pasalnya, hal itu dilakukan agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati akses jaringan teknologi terdepan secara merata.
Upgrade itu juga sejalan dengan arahan pemerintah pada akhir Desember 2021 lalu, dimana Kementerian Infokom terkait dengan penghapusan jaringan 3G.
“Upgrade seluruh layanan 3G ke 4G LTE ini juga merulakan bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menghadirkan konesivitas digital yang berkualitas prima dan merata sampai ke pelosok negeri,” papar Hendri
Kendati demikian, dalam pelaksanaannya juga, Direktur Network Telkomsel, Nugroho menyatakan percepatan upgrade ini akan diutamakan untuk wilayah yang terlebih dahulu memiliki pemanfaatan layanan RG/LTE yang merata dan matang.
Namun, ia tidak secara khusus menerangkan wilayah mana saja yabg menjadi prioritas utama dari percepatan upgrade dari 3G ke 4G/LTE tersebut.
Adapaun pengalaman digital yang ia maksudnya adalah streaming video dan music digital, video conference, game online, sampai layanan VOLTE. Selain itu, lanjut dia, pelanggan juga akan mendapatkan pengalaman yang berbeda ketika menikmati layanan voice dan juga broadband secara bersamaan.
Telkomsel mengatakan bahwa migrasi jaringan ini telah melalui tahap pengkajian, perencanaan, serta persiapan yang matang. Untuk memastikan proses upgrade jaringan 3G ke 4G LTE di seluruh Indonesia dapat berjalan dengan baik, Telkomsel mengaku sudah menyiapkan beberapa rencana.
“Mulai dari persiapan teknis, sosialisasi kepada pelanggan, hingga tahapan mitigasi dengan optimal. Termasuk prioritas meminimalisir potensi gangguan,” kata Nugroho.
Selain itu, untuk memudahkan pelanggan, Telkomsel menyediakan beberapa pilihan saluran, baik secara online maupun offline, untuk melakukan upgrade kartu SIM non-4G ke uSIM 4G Telkomsel.
Pada saluran online, pelanggan dapat mengakses akun resmi Telkomsel di Facebook dan Twitter, layanan Virtual Assistant Telkomsel, atau marketplace rekanan Telkomsel untuk mendapatkan pelayanan upgrade ke uSIM 4G.
Pelanggan juga dapat langsung mengunjungi gerai GraPARI atau layanan MyGraPARI terdekat untuk melakukan upgrade ke uSIM 4G secara offline.
Sebelum itu, pelanggan yang ingin melakukan migrasi ke uSIM 4G juga disarankan untuk melakukan pengecekan terhadap ketersediaan jaringan 4G di wilayahnya dan dukungan 4G pada perangkat yang digunakan.
Pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui USSD Menu Browser (UMB) di *888*47#. Informasi lebih lanjut mengenai program Tukar Kartu ke 4G bisa diakses di URL tsel.me/tukarkartu4g.
Dengan upgrade ke uSIM 4G, pelanggan akan mendapatkan benefit seperti langsung terhubung dengan sinyal 4G LTE Telkomsel dan tidak akan terdampak bila sinyal 3G benar-benar dimatikan.
Selain itu, Telkomsel juga menyediakan benefit tambahan kuota 4G hingga 30 GB untuk pelanggan yang telah melakukan penukaran kartu non 4G ke kartu 4G (uSIM).

