![]() |
| Foto : Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito |
Jakarta – Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam keterangan pers virtual yang disampaikan menuturkan bahwa akan tidak mudah untuk pemerintah kembali melarang masyarakat melakukan mudik atau perjalanan ke kampung halaman disaat Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri tahun ini.
“Dalam keputusan yang mengeluarkan kebijakan untuk larangan mudik bukanlah keputusan yang dianggap mudah. Mengingat momentum lebaran yang kita lewati ini juga bersamaan dengan pandemi covid-19” kata Wiku Adisasmito di Jakarta, Selasa, (30/03/2021)
Pun demikian, lanjut Wiku, setelah melalui kajian dan pertimbangan atas semua resiko jangka panjang, pemerintah diharapkan mengambil kebijakan yang dapat memberi asas manfaat bersama.
“Satuan Gugus Tugas (Satgas COVID-19) sangat mengharapkan agar masyarakat kita bisa menerima dan dapat mentaati keputusan ini agar Indonesia bisa dengan segera keuar dari pandemi covid-19 dan juga masyarakat dapat dengan segera berkumpul bersama keluarga dengan sehat dan aman dari penularan covid-19” ujarnya
Terlebih lagi, ia juga menekankan agar kebijakan larangan untuk mudik ini diharapkan akan mampu menjaga momentum guna menurunkan angka penularan covid-19 di Indonesia.
Perihal larangan mudik tersebut diberlakukan sejak tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) baik TNI/Polri, Pegawai BUMN, dan juga Pegawai Swasta.
Hal tersebut menurut Wiku, bertujuan agar dapat mengantisipasi lonjakan atau kenaikan dari kasus covid-19 seperti halnya yang sudah terjadi sebelumnya pada beberapa masa libur panjang seperti halnya Libur Natal dan Tahun Baru 2020″Pungkasnya (SF)






