Safitri Malik Soulisa Dinilai Gagal, Warganet: Stop Bodohi dan Menipu Masyarakat

JCCNetwork.id – Kepemimpinan Bupati Buru Selatan (Bursel) Safitri Malik Soulissa (SMS) sebagai perempuan di Maluku di kritik warganya sendiri terutama soal perhatiannya atas kemajuan daerah.

Salah satu akun N Wali Indah membongkar kegagalan yang ia nilai sudah sangat bobrok alias berantakan dari kebijakan sang bupati yang juga istri eks tahanan KPK (Tagop) tersebut.

Dalam deskripsi unggahan video yang ia sertakan, N Wali Indah mengritik SMS yang tengah mengklaim dirinya sebagai salah satu bupati perempuan pertama di Maluku yang sukses membangun kesetaraan gender.

Bacaan Lainnya

Padahal, lanjut dia, kesetaraan gender yang digembar-gemborkan Safitri jauh dari kata kenyataan alias omong kosong belaka terutama ikut terlibat dalam pengambilan kebijakan di pemerintahannya.

“Mungkin di daerah timur ya merasa, baru pertama kali menjadi bupati perempuan gitu. Kita bicara gender di kota besar itu hal yang biasa, namun saya ingin membuka begitu paradigma, cara berpikir perempuan di timur untuk ayolah bukan cuma saya saja yang bisa. Kalian semua juga punya kesempatan yang sama,” demikian kata Safitri Malik dalam unggahan video yang di lihat, Senin (10/6/2024).

Menyikapi video tersebut, Safitri Malik yang dinila sudah gagal disarankan agar lebih baik sudahi pencitraannya. Sebab, kenyataan yang dirasakan tidak ada alias nihil.

“Sebuah pencitraan, kenyataannya Nol Besar,” tulis N Wali Indah dalam video tersebut.

“Kesetaraan gender, di mana kebijakan daerah selama beliau memimpin melaksanakan kebijakan kesetaraan gender? tidak ada program yang jalan dalam hal ini. Lalu di setiap OPD selalu di kuasai oleh kaum laki-laki, jadi ucapannya tidak sesuai fakta,” tambahnya.

Ia kemudian menyinggung bahasa Safitri yang mengaku sudah mengetahui berbagai masalah di Bursel lebih dahulu. Akan tetapi, ia di nilai cenderung mengabaikan masalah yang ada.

“Masalah di daerah yang katanya sudah tau lebih dahulu, lalu kalau sudah tau kebijakannya apa? Masalah banjir yang hampir setiap tahunnya tak pernah teratasi, masalah transportasi dari tahun ke tahun pun sama,” ungkapnya.

Pos terkait