Iniloh.id – Polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali bergulir. Kali ini, Roy Suryo bersama timnya memperluas kajian dengan menyoroti latar belakang ijazah Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Melalui konferensi pers, Roy Suryo Cs menyatakan penelusuran tidak hanya berhenti pada ijazah Jokowi.
Salah satu anggota tim, dr Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa, mengatakan pihaknya kini menaruh perhatian pada kejelasan ijazah SMA Gibran.
Dokter Tifa menyebut kajian tersebut dilakukan karena masih adanya pertanyaan terkait riwayat pendidikan Gibran.
Ia menegaskan tetap melanjutkan penelitian meski telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah Jokowi.
“Sebagai peneliti, tugas kami adalah terus mengumpulkan dan mengkaji data,” ujar dokter Tifa.
Selain dokter Tifa, tim ini juga melibatkan Roy Suryo dan Rismon Sianipar. Mereka mengklaim proses kajian dilakukan dengan pendekatan akademik dan berbasis data yang tersedia.
Sementara itu, Joko Widodo merespons isu tersebut dengan menyebut polemik ijazah bukan sekadar tuduhan tanpa dasar.
Jokowi menilai ada indikasi kuat keterlibatan kepentingan politik di balik isu yang terus diangkat ke publik.
Menurut Jokowi, isu ijazah ini berkaitan dengan agenda besar politik dan operasi politik yang bertujuan merusak nama baik dan kredibilitas dirinya.
Isu ini kembali memicu perbincangan luas di ruang publik. Sejumlah pihak meminta polemik ijazah disikapi secara proporsional dan diselesaikan melalui mekanisme hukum agar tidak menimbulkan kegaduhan berkepanjangan.






