Rocky Gerung, Pemindahan Ibu Kota Baru Hanya Buat Kebingungan dan Pecah Belah Masyarakat!

 

Rocky Gerung Kritik Pemindahan Ibu Kota Baru
Foto: Rocky Gerung (Editor Ilustrasi/Safar)

BATAVIA TIMES – Rocky Gerung lagi-lagi kembali melayangkan kritik pedasnya soal pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru yang rencana dipindahkan di Kalimantan sebagai titik koordinat perencanaan pembangunan IKN.

Bacaan Lainnya

Menurut Rocky Gerung, rencana pemindahan Ibu Kota Negara justru akan membuat kebingungan pada masyarakat sekaligus dapat memecah belah masyarakat dari dampak pemindahan Ibu Kota baru tersebut. Ia meyakini, masyarakat banyak yang mengalami kebingungan soal pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Bagi Rocky Gerung jika pemindahan Ibu Kota baru menjadi gagal untuk dibangun akibat aspek ekosistem dan ketersediaan anggaran yang tidak cukup, maka berhak bagi siapapun untuk mengolok-olok adanya kegagalan tersebut, begitu juga sebaliknya yang menginginkan Ibu Kota baru berhak untuk memuji-muji jika berhasil dipindahkan.

Baca Juga: Rocky Gerung Kritik Pedas Bamsoet Soal Pembangunan IKN, Terlalu Dungu!

“Jadi memang Ibu Kota ini membuat bangsa ini bukan sekedar klien orientasi, tapi jadi bingung. Ini jadi apa enggak sih,” kata Rocky Gerung seperti dilihat dari kanal YouTube miliknya, Senin (31/1/2022)

“Sebetulnya kita buat proyeksi aja, bahwa Ibu Kota Baru telah membelah masyarakat. Jadi saya tetap menganggap pembangunan IKN ini tidak layak,” tambahnya

Ia menjelaskan, bahwa pembelahan yang dimaksud juga disebabkan kurangnya ketersediaan informasi serta ketertutupan proses legislasi yang dilakukan oleh pemerintah dan juga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Pembelahan itu terjadi karena ketersediaan informasi ketertutupan proses legislasi yang dilakukan oleh pemerintah dan DPR RI. Jadi sekali lagi saya tetap menganggap bahwa ibukota itu enggak layak. Maka jangan laporkan saya ke polisi karena ini pendapat,” tuturnya 

Bahkan lanjut Rocky, banyak keresahan yang timbul dari masyarakat akibat merasa terganggu dengan rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru yang saat ini tengah menjadi sorotan pemerintahan presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Pemuda dan Pelajar Maluku Gelar Aksi Damai dan Deklarasi ‘For Love’ di Patung Kuda

“Sebetulnya itu datang dari hati yang terganggu dengan ibukota. Jadi Presiden Jokowi meninggalkan sebetulnya ‘Barah’ dimana kita sebagai rakyat itu berseteru hanya karena ketidakjelasan informasi. Dan berkali-kali kita katakan bahwa yang bikin perencanaan aja nggak ngerti kok. Keplomba Pedas mengatakan dia nggak tahu apa yang ada di situ. Itu artinya, pemerintah memang banyak bohongnya. Sri Mulyani sampai sekarang nggak tahu dari mana uangnya tuh untuk membiayai itu, karena memang nggak ada perencanaan,” tukasnya***

Pos terkait