Iniloh.id – Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sepanjang tahun 2025.
Penilaian tersebut merespons paparan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Rilis Akhir Tahun Polri yang menunjukkan lonjakan signifikan kepercayaan publik.
Menurut Fernando, keberhasilan Polri menembus tiga besar lembaga negara paling dipercaya versi Survei Litbang Kompas menjadi bukti nyata bahwa reformasi internal internal Polri berjalan konkret dan konsisten, bukan sekadar slogan.
“Kepercayaan publik yang menembus lebih dari 70 persen, bahkan 78,2 persen untuk kategori lembaga penegak hukum, adalah indikator kuat bahwa masyarakat merasakan langsung perubahan di tubuh Polri,” ujar Fernando dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).
Ia menilai, tingkat kepercayaan tersebut tidak mungkin tercapai tanpa kerja nyata di lapangan. Mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, respons cepat terhadap pengaduan masyarakat, hingga pendekatan yang lebih humanis dalam penegakan hukum.
Fernando juga mengapresiasi sikap Kapolri yang tetap mengingatkan jajarannya agar tidak terlena dengan capaian positif.
Menurutnya, hal itu mencerminkan kepemimpinan yang matang dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
“Ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya mengejar pengakuan, tetapi menjadikan kepercayaan publik sebagai tanggung jawab untuk terus berbenah,” katanya.
Lebih lanjut, Fernando menilai meningkatnya kepercayaan masyarakat juga tidak terlepas dari peran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Kemudian menangani perkara hukum secara presisi, serta kehadiran aktif di tengah masyarakat, termasuk saat bencana alam dan situasi krisis.
“Iniloh sosok Polri yang dibutuhkan masyarakat hari ini: humanis, modern, profesional, dan benar-benar hadir sebagai pengayom rakyat,” tegasnya.
Fernando berharap capaian sepanjang 2025 dapat menjadi momentum bagi Polri untuk menjaga konsistensi, memperkuat transparansi, serta memastikan prinsip keadilan terus ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Kepercayaan publik adalah modal utama. Polri harus terus menjaganya dengan kerja nyata dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat,” pungkas Fernando.






