Jawa TImur – Pupuk Indonesia bersama anggota holdingnya, Petrokimia Gresik, menggelar sarasehan dan Demonstation Plot (Demplot) menggunakan pupuk organik car bersubsidi baru yakni Phonska OCA di Bojonegoro Jawa Timur pada Selasa, (30/03/2021)
Menurut Direktur Orperasi dan Produksi (DOP) Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih memaparkan, Demonstration Plot (Demplot) bertujuan agar petani Indonesia menggunaan pupuk organik serta menerapkan pemupukan yang berimbang.
“Melalui uji Aplikasi pada tanaman yang dilakukan, Phonska OCA sangat tepat dan cocok untuk diaplikasikan pada tanaman padi ataupun tanaman lainnya sekaligus untuk meningkatkan produktivitas anatara kisaran 13 sampai 61 persen”kata Digna Jatiningsih
Selain itu ia menjelaskan bahwa sejak 2008 lalu, pemerintah telah percayakan penyaluran pupuk organik yang bersubsidi untuk Pupuk Indonesia serta anak perusahaannya. Dan untuk tahun 2021 ini, lanjut Digna, pemerintah telah kembali menunjukan komitmennya guna membangun pertanian yang berkelanjutan dengan melalui pensubsidian baru yakni pupuk organik cair subsidi Phonska OCA.
Sementara itu kata, DIgna Jatiningsih, demplot tersebut diselenggarakan di Kabupaten Bojonegoro dikarenakan daerah tersebut dikenal sebagai salah satu lumbung pangan untuk Provinsi Jawa Timur.
Untuk diketahui, Bojonegoro saat ini telah menempati urutan ketiga tertinggi di Provinsi Jawa Timur dengan luas tanah untuk pertanian dengan mencapai kisaran 78.487 hektar dan juga menghasilkan 737.397 Ton Gabah Kering Giling (GKG) tahun 2020.
Ia berhaap dengan diselenggarakan Demplot tersebut dapat menjadi pemantik untuk meyakinkan petani bahwa pemupukan yang berimbang dengan menggunakan pupuk organik akan mampu meningkatkan produktivitas pertanian yang optimal dan berimbang serta maju.
Pun juga dijelaskan Digna, bahwa tahun 2021 teruntuk alokasi pupuk bersubsidi untuk nasional mengalami kenaikan dari tahun 2020 ini hanya mencapai kisaran 8,9 juta ton dan kini menjadi 9,40 juta ton dan juga ditambah 1,5 juta liter POC.







