Iniloh.id – Ketua GPK RI, Abdullah Kelrey, menilai bahwa pemerintah baik Presiden maupun Tim Reformasi Polri harus memberikan perhatian serius pada isu kesejahteraan anggota Polri.
Ia menilai profesionalitas dan integritas aparat tidak akan optimal jika negara belum memastikan jaminan kesejahteraan yang layak.
Kelrey menjelaskan bahwa tekanan ekonomi bisa mengganggu fokus personel saat menjalankan tugas, bahkan memicu risiko penyimpangan sebagaimana terjadi di banyak negara dengan tingkat kesejahteraan aparat yang rendah.
“Kesejahteraan itu investasi negara. Jika aparat terjamin ekonominya, stabilitas keamanan dan kualitas pelayanan publik ikut meningkat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kebutuhan hidup yang terus naik mempersulit banyak anggota Polri memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga berpotensi mengganggu performa mereka di lapangan.






