Iniloh.id – Presiden RI Prabowo Subianto menghabiskan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 di wilayah terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.
Kepala Negara memilih berada langsung di tengah masyarakat sebagai bentuk empati dan komitmen negara dalam penanganan bencana.
Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (31/12/2025), Prabowo meninjau langsung Jembatan Bailey yang dibangun sebagai akses darurat pascabencana.
Presiden tampak didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak.
Saat menyusuri jembatan, Prabowo menyimak penjelasan teknis pembangunan dari KSAD Maruli.
Ia beberapa kali berhenti untuk berdiskusi, sembari melihat langsung kondisi sekitar yang masih menyisakan lumpur, material kayu, dan rumah warga yang rusak akibat terjangan banjir bandang.
Kehadiran Presiden disambut antusias warga. Mereka berkerumun di sekitar lokasi, memanggil nama Prabowo, dan menyampaikan langsung aspirasi serta harapan mereka.
Usai meninjau jembatan, Prabowo menyapa warga dan aparat gabungan yang bertugas di lapangan. Ia juga memberikan semangat kepada personel TNI-Polri yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur darurat dan proses pemulihan wilayah.
Tak hanya itu, Prabowo turut mengecek Posko Kesehatan di Batang Toru, tepatnya di Kodam I/Bukit Barisan, Desa Batu Hula.
Presiden memastikan layanan medis bagi korban bencana berjalan optimal.
Dalam dialog bersama tenaga kesehatan, Kapten CKM drg Alfian dari Kesdam I/Bukit Barisan menjelaskan bahwa tim medis telah bertugas sejak hari pertama bencana selama kurang lebih 36 hari.
Selama periode tersebut, sekitar 2.300 warga telah mendapatkan layanan kesehatan, dengan keluhan terbanyak berupa ISPA dan infeksi kulit.
Posko kesehatan tersebut dilengkapi dokter, perawat, dan tenaga medis gabungan dari TNI serta puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat yang berjaga setiap hari.
Menjelang malam, Prabowo memilih menyambut tahun baru dengan cara sederhana namun bermakna. Ia makan malam bersama warga terdampak bencana dan mengikuti acara nonton bareng layar tancap yang digelar di lokasi.
Anak-anak hingga orang dewasa tampak menikmati film yang diputar, diselingi hiburan dan interaksi hangat bersama pejabat daerah, termasuk Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Kehadiran Presiden di tengah masyarakat pada malam pergantian tahun menjadi simbol kehadiran negara di saat rakyat menghadapi masa sulit, sekaligus menegaskan bahwa pemulihan pascabencana menjadi prioritas utama pemerintah.






