JCCNetwork.id- Kabar mundurnya Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN menjadi sinyal buruk. Sekaligus merusak reputasi megaproyek Jokowi di tingkat internasional.
“Dampaknya bisa negatif terhadap kepercayaan investor di IKN,” ujar peneliti kebijakan publik IDP-LP, Riko Noviantoro, Senin (3/6/2024).
Apalagi, sambung Riko kabar mundur itu terjadi satu paket, yakni kepala dan wakil kepala. Dari prespektif manajemen organisasi kejadian itu membuktikan ada situasi internal yang tidak sehat.
Tidak itu saja, lanjut Riko secara hirarkis kewenangan terdapat disharmoni Presiden dan Kepala Otorita IKN. Karena struktur Kepala Otorita IKN bertanggung jawab pada Presiden .
“Saya berharap Presiden bisa terbuka dalam situasi ini. Begitu pula Kepala Otorita IKN,” pungkasnya.
Pada sisi lain, Riko mendesak pemerintah tidak memaksa melanjutkan IKN. Lakukan saja secara bertahap kurun waktu 10-15 thn.






