JCCNetwork.id- Menjelang Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah, sejumlah harga komoditas bahan pangan di berbagai pasar tradisional mengalami kenaikan yang signifikan. Pantauan harga di beberapa lokasi menunjukkan lonjakan pada cabai merah keriting, beras, minyak goreng, telur, dan daging ayam. Fenomena ini menjadi perhatian pedagang dan konsumen yang harus merogoh kantong lebih dalam untuk kebutuhan sehari-hari.
Di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, salah satu pasar yang selalu ramai menjelang hari besar, pedagang mengeluhkan kenaikan harga yang berlangsung dalam dua pekan terakhir. Pedagang cabai merah keriting, mengungkapkan bahwa harga komoditas ini telah melonjak dari Rp50.000 per kilogram menjadi Rp70.000 per kilogram.
Namun, tak semua komoditas mengalami kenaikan yang tajam. Harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Kramat Jati tetap stabil di kisaran Rp50.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng juga relatif stabil, masih berkisar antara Rp14.000 hingga Rp15.000 per liter, meski ada kenaikan yang tidak signifikan.
Kondisi serupa terjadi pada komoditas beras. Menurut para pedagang, harga beras terutama beras premium mengalami peningkatan yang cukup berarti, dari harga Rp17.000 menjadi Rp19.000 per liter. Peningkatan harga beras ini turut membebani para konsumen yang merasakan dampak langsung dari lonjakan tersebut.
Data dari Panel Harga Pangan Nasional yang dirilis pada Rabu, 12 Juni 2024, pukul 08.00 WIB, menunjukkan adanya fluktuasi harga di sejumlah komoditas. Meskipun harga cabai merah keriting sempat mengalami penurunan, komoditas lain seperti minyak goreng mencatat kenaikan sebesar 0,61%. Kenaikan juga terjadi pada telur yang melonjak sebesar 1,92%, serta daging ayam yang mengalami peningkatan sebesar 0,50%.
Kenaikan harga-harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah meningkatnya permintaan menjelang Iduladha, dimana banyak konsumen membeli bahan pangan dalam jumlah lebih banyak dari biasanya. Selain itu, kondisi cuaca yang kurang bersahabat di beberapa daerah penghasil komoditas juga mempengaruhi pasokan dan distribusi bahan pangan ke pasar-pasar utama.
Para pedagang berharap pemerintah dapat mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan harga komoditas pangan agar masyarakat tidak terlalu terbebani. Sementara itu, konsumen dianjurkan untuk cermat dalam mengelola anggaran belanja mereka selama periode kenaikan harga ini.






