KPK Baru Versi Polri Diapresiasi Publik, Ini Kata Dirut DPN LKPHI

 

Ilutrasi

BATAVIA TIMES – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan akan merombak Direktorat Tindak Pidana Korupsi menjadi Korps Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan dalam acara pengangkatan 44 mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi Aparatur Sipil Negara di Polri.

“Saat ini kami sedang melakukan perubahan terhadap Dirtipikor, akan kami jadikan korps,” kata Sigit dalam pidatonya di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 9 Desember 2021.

Sigit mengatakan Korps Pemberantasan Korupsi (KPK) nantinya akan terdiri dari beberapa divisi. Di antaranya pencegahan, penindakan, hingga kerja sama luar negeri.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan untuk sementara eks pegawai KPK akan dimasukkan ke dalam satuan kerja yang sudah ada di Mabes Polri. Sambil menunggu terbentuknya korps tersebut.

Dia mengatakan Korps Pemberantasan Korupsi (KPK) itu nantinya akan seperti status Detasemen Khusus 88 Antiteror. Korps akan dipimpin oleh jenderal polisi bintang dua dan bertanggung jawab langsung ke Kapolri.

Rencana pembentukan KPK bentukan Polri itu, diapresiasi oleh publik tak terkecuali juga Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia  (DPN LKPHI) Ismail Marasabessy.

Pasalnya, lembaga itu diharapkan dapat memberikan efektivitas terhadap program pencegahan dan penindakan serta Pemberantasan Korupsi di Indonesia.

“Terobosan semacam ini mesti disambut secara positif dan harus didukung oleh semua elemen msyarakat agar memperkuat sistem pencegahan dan pemberantasan korupsi Indonesia oleh Polri,” kata Ismail Marasabessy saat dikonfirmasi, Senin (13/12/2021)

Selain itu, Ismail berharap soal kerja-kerja Korps Pemberantasan Korupsi (KPK) bentukan polri itu mendapat pengawasan secara lansung dari Kapolri dan terbuka ke publik.

“Akuntabilitas penting untuk menjaga kredibiltas Institusi, terlebih saat ini kepercayaan publik terhadap Polri sedang mengalami tren peningkatan yang signifikan. Masyarakat harus mendukung langkah positif polri terkait Pemberantasan Korupsi di Indonesia,” tegasnya

Pos terkait