Kongres HMI ke 31 di Surabaya diharapkan Tak Lagi Dualisme Kepemimpinan


Jakarta – Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke XXXI dengan resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo, Rabu, (17/3/2021) secara virtual.

Bacaan Lainnya

Kongres yang berlangsung di Kota Surabaya hingga 22 Maret mendatang itu akan memilih ketua umum baru untuk dua tahun masa kepemimpinan.

Ibrahim Malik Fatsey (IMF) saat dimintai keterangannya menyatakan, Kongres HMI ke 31 di Kota Surabaya diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai euforia semata, melainkan lebih dari itu menentukan langkah HMI kedepannya seperti apa?

Terlebih aktivis HMI akrabnya disapa IMF ini juga menyoroti dualisme kepemimpinan dan kepengurusan di organisasi mahasiswa Islam tertua itu agar tidak diulangkan kembali kedepannya.

“Cukuplah perpecahan itu dilakukan. Mari semua kader HMI se-Nusantara rapatkan Shaf (Barisan) yang benar dan kokoh untuk HMI kedepannya di atas satu pemimpin dan satu kepengurusan. Pada prinsipnya dualisme itu citra buruk, dan terus dipertahanlan justru menjadi babak buruk untuk kehancuran suatu organisasi tak terkecuali HMI” Ujar Ibrahim Malik Fatsey (IMF) di Jakarta pada Kamis, (18/03/2021)

Diakhir keterangannya, ia juga menyatakan selamat berkongres untuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke 31 di Kota Surabaya. IMF berharap dengan jalannya kongres HMI tersebut dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas, bercita mission HMI guna mewujudkan Bahagia HMI dan Bahagia Indonesia serta memiliki tanggung jawab wujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridohi Allah SWT.

“Selamat berkongres, Semoga menjadi ajang pertarungan yang sehat dan cerdas, bercita wujudkan bahagia HMI dan bahagia Indonesia derta bertanggung jawab mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridohi Allah SWT” Tutupnya (SF)

Pos terkait