Iniloh.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku, Saleh Souwakil, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan persaudaraan di Maluku menyusul konflik yang kembali pecah di kawasan Arbes, Kota Ambon, tepatnya di sekitar Kampus UIN Abdul Muthalib Sangadji (UIN AMSA) pekan ini.
Saleh menegaskan, pendekatan musyawarah dan kekeluargaan harus menjadi jalan utama dalam meredam ketegangan yang terjadi.
Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya tindakan cepat, tegas, dan terukur dari aparat penegak hukum terhadap para pelaku kerusuhan agar situasi keamanan segera pulih.
Menurutnya, konflik tersebut telah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sekitar.
Alhasil, Aktivitas warga dan pendidikan terganggu, pedagang merasa terancam, dan rasa aman publik ikut tergerus akibat aksi saling serang yang terjadi di ruang publik.
“Saya mengajak seluruh saudara-saudara untuk menyelesaikan persoalan ini secara musyawarah dan kekeluargaan. Kita rawat persaudaraan di negeri ini. Namun saya juga menegaskan, siapa pun pelaku perusuh harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujar Saleh Souwakil.
Lebih lanjut, Saleh juga mengajak seluruh elemen pemuda di Maluku untuk turun tangan secara aktif menenangkan kedua pihak yang berkonflik. Ia menilai peran pemuda sangat krusial dalam menjaga stabilitas sosial dan mencegah konflik meluas.
“Mari sama-sama katong (kita) ajak yang lain untuk tetap menjaga perdamaian. Biarkan aparat penegak hukum bekerja dan memproses para pelaku sesuai ketentuan hukum,” tambahnya.
Seruan ini diharapkan mampu meredam eskalasi konflik serta mengembalikan rasa aman masyarakat di kawasan Arbes dan sekitarnya, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan yang selama ini menjadi fondasi kehidupan sosial di Maluku.






