Bekasi – Direktur Eksekutif Etos Indonesia Institute, Iskandarsyah ikut menyoroti kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Yoseph Paul Zhang yang hari ini keberadaannya ada diluar negeri.
Dikatakan dirut Etos Institute ini, bahwa masyarakat tidak perlu dibesar-besarkan. Ia meminta masyarakat terutama umat muslim Indonesia untuk mempercayakan terhadap Polri dalam menangani kasus Nabi ke 26 yang dilakoni oleh Yoseph Paul Zhang yang saat ini tengah mengincar pelaku untuk dimintai pertanggungan jawabannya.
“Buat saya tak perlu dibesar-besarkan, percayakan kepada aparat hukum dalam hal ini kepolisian, dan saya yakin pak Kapolri dan jajarannya bisa membawa manusia ini ke tanah air untuk dimintai pertanggung jawabannya dan diproses oleh hukum disini” kata Iskandarsyah dalam keterangan pers dikantor Cibubur Kota Bekasi, Rabu, (21/4/2021)
Selain itu, ia juga meminta umat muslim di Indonesia dan di seluruh dunia untuk tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal yang remeh seperti yang dilakukan pelaku. Ia meyakini aparat kepolisian Indonesia yang sudah membangun komunikasi dengan interpol polisi jerman untuk dilakukan eksekusi pertanggungan jawabannya.
“Pelecehan agama atau apapun, ditambah dengan pasal-pasal ITE membuat kita menjadi gaduh, seharusnya tak perlu dibuat gaduh lah. Umat muslim juga jangan terprovokasi sama hal yang remeh temeh begitu. Masih banyak PR negara ini ke depannya, ketimbang kita ributkan kelakuan manusia ini” ucapnya
Pasalnya, Umat muslim haruslah banyak mencontoh Rasulullah, dimana beliau selalu sabar walaupun dihujat, ditindas dan sebagainya, namun tetap sabar dan mendoakan kebaikan atas kezaliman atas dirinya.
“Kita ini umatnya Rasulullah Muhammad Saw, jangan mengaku umatnya Rasulullah tapi kelakuan maupun ucapannya tak sedikitpun mencontoh beliau” tuturnya lagi
Perihal kasus yang diketahui merupakan warga keturunan thionghoa ini?. Iskandar menjawab, apapun itu bisa dilakukan oleh siapapun, ini masalah personal, kesombongan manusia tidak harus melihat keturunannya, orang kita juga masih banyak yang sombong kok kata Iskandar tersenyum.
“Percayakan kepada Polri dibawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo insya Allah masalah ini cepat teratasi. Saya harap masalah tak perlu dibesar-besarkan, ini masalah remeh temeh, yang terbesar adalah pertanggung jawaban si pelaku kepada Allah SWT, karena saya yakin manusia ini tidak paham dan saya yakin tidak tahu, bahwa kehidupan paling abadi adalah kehidupan setelah kita sudah paripurna didunia” jelas Iskandar menutup wawancaranya.






