KAMMI Ambon Kecam Keras Aksi Penikaman di Mangga Dua, Desak Pemkot dan Polisi Bertindak Tegas

IMM Maluku Ultimatum Polisi soal Kasus Penikaman Pedagang di Ambon

Iniloh.id – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Ambon angkat suara terkait aksi penikaman yang terjadi di kawasan Mangga Dua, Kota Ambon, beberapa waktu lalu sekitar pukul 04.00 WIT.

Insiden yang menimpa seorang warga bernama Hawa Bahta itu kembali memicu kekhawatiran publik terhadap maraknya kasus kekerasan di ibu kota Provinsi Maluku.

Ketua KAMMI Ambon, Isrun Fatsey, dalam keterangan resminya menyampaikan kecaman keras atas tindakan brutal tersebut.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan, terlebih jika sampai mengancam nyawa warga.

“Keamanan masyarakat adalah tanggung jawab bersama, terutama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum,” ujar Isrun.

KAMMI Ambon mendesak Wali Kota Ambon dan Kapolres Ambon untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani insiden ini.

Menurut mereka, penanganan cepat dan transparan diperlukan untuk meredam keresahan masyarakat.

Ada tiga tuntutan utama yang disampaikan KAMMI Ambon:

1. Menangani kasus secara cepat, profesional, dan transparan.

2. Mengusut tuntas motif serta pihak-pihak yang terlibat dalam aksi penikaman.

3. Meningkatkan patroli dan pengamanan di titik-titik rawan guna memulihkan rasa aman warga.

Isrun menilai masyarakat membutuhkan aksi nyata, bukan sekadar pernyataan formal dari pemangku kebijakan.

Ia mengingatkan bahwa lambannya respons aparat justru dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di kota ini.

Lebih lanjut, KAMMI Ambon menegaskan pentingnya proses hukum yang adil dan tidak tebang pilih.

Pelaku penikaman harus segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Rasa keadilan bagi korban dan keluarga harus menjadi prioritas. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku kekerasan untuk berlindung di balik apa pun,” tegas Isrun Fatsey.

Ajak Masyarakat Tetap Tenang

Di akhir pernyataannya, KAMMI Ambon mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang dapat memperkeruh situasi.

Mereka meminta warga untuk mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak berwenang.

Insiden Mangga Dua menjadi alarm bagi pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memperkuat langkah pencegahan serta memastikan Kota Ambon tetap aman bagi seluruh warganya.

Pos terkait