Iniloh.id – Jakarta International Stadium (JIS) menyiapkan langkah strategis untuk memastikan stadion kebanggaan Ibu Kota itu dapat menjadi markas permanen Persija Jakarta di kasta tertinggi liga sepak bola nasional.
Salah satu upaya utama yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan fasilitas pembibitan rumput atau nursery mandiri.
Pembangunan nursery rumput ini ditujukan untuk mengatasi persoalan klasik yang kerap dihadapi stadion multifungsi, yakni kerusakan lapangan akibat padatnya jadwal konser dan acara hiburan non-olahraga.
Selama ini, transisi dari kegiatan hiburan ke pertandingan sepak bola kerap menjadi tantangan besar dalam menjaga kualitas lapangan.
Dengan memiliki fasilitas pembibitan rumput sendiri, manajemen JIS akan lebih fleksibel dalam melakukan perawatan dan penggantian rumput.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan standar kualitas lapangan tetap terjaga meski stadion digunakan untuk berbagai jenis acara.
General Manager Strategic Business Unit (SBU) JIS, Shinta Syamsul Arief, mengatakan pihaknya tengah mengkaji pembangunan beberapa nursery rumput sebagai solusi jangka panjang.
“Kami berencana membangun beberapa nursery seperti yang diterapkan di National Stadium Singapura. Mereka memiliki empat nursery seukuran lapangan sepak bola utama,” ujar Shinta di Jakarta.
Menurutnya, konsep tersebut memungkinkan pengelola stadion melakukan rotasi rumput secara berkala sehingga lapangan utama selalu berada dalam kondisi optimal saat digunakan untuk pertandingan resmi.
Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen JIS untuk mendukung kebutuhan klub sepak bola profesional sekaligus menjaga fungsi stadion sebagai pusat kegiatan olahraga dan hiburan berskala nasional maupun internasional.
Apabila rencana tersebut terealisasi, JIS berpeluang besar menjadi stadion yang tidak hanya megah secara fasilitas, tetapi juga konsisten memenuhi standar kualitas lapangan bagi kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia.






