JCCNetwork.id – Jerman vs Hungaria 2-0 dalam fase grup A Euro 2024 di MHP Arena, Stuttgart, pada Rabu (19/6/2024).
Sepanjang pertandingan, Jerman bisa membuat pertandingan seolah-olah hanya berlangsung setengah lapangan.
Serangan demi serangan dari sisi sayap kanan dan kiri serta kombinasi umpan membuat Hungaria harus selalu waspada. High pressing pun diterapkan Toni Kroos dan kawan-kawan ketika kehilangan bola.
Dengan demikian, sejak babak pertama hingga babak kedua Hungaria benar-benar dipaksa bermain penuh tekanan.
Dengan kombinasi penuh, Jerman sukses mengawali keunggulan pada babak pertama dengan gol 1-0 melalui Jamal Musiala pada menit ke-22.
Gol Musiala tercipta dari kotak penalti setelah menerima umpan balik dari Ilky Gundogan.
Hungaria mencoba melakukan berbagai serangan, namun dengan mudah di patahkan oleh Toni Kroos dan kawan-kawan.
Pada menit ke-26, Hungaria sebenarnya memiliki peluang mencetak gol melalui tendangan bebas Dominik Sxoboszlai.
Akan tetapi, dengan sigap dan cepat kiper Jerman yakni Neuer menunjukkan kemampuan berkelasnya dan menghalau tendangan keras Dominik tersebut.
Hingga penambahan waktu menjelang akhir babak pertama, Hungaria mendapat peluang gol melalui Rolland Salai. Rolland menyundul bola rebound dan masuk ke gawang Jerman.
Akan tetapi, gol tersebut tidak disahkan wasit karena Salau tertangkap offside.
Jerman kembali menunjukkan kebolehannya sebagai sang juara dunia melalui Toni Kroos pada menit ke-55.
Di mana Kroos mendapat peluang dengan memanfaatkan bola rebound hasil penyelamatan Gulansci atas tendangan keras Gundogan. Namun, tendangan Kroos masih di halau lawan.
Jerman Main Setengah Lapangan
Jerman membangun serangan dengan perlahan namun pasti. Gundogan yang berada di area depan gawang menuntaskan peluang kiriman Mittelstadt dengan baik dari sisi kiri gawang Hungaria. sehingga skor Jerman memimpin 2-0 atas Hungaria.
Hasil skor Jerman vs Hungaria 2-0 tetap bertahan hingga wasit meniup pluit panjang tanda akhir pertandingan.
Dengan demikian, Jerman masih tetap mempertahankan diri sebagai penguasa grup A kemudian di susul Swiss di posisi kedua klasemen.






