Iniloh.id – Pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana geologi menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, saat ini terdapat tiga gunung api di Indonesia yang berstatus Siaga, di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
Ketiga gunung api tersebut yakni Gunung Lewotobi Laki-laki, Gunung Merapi, dan Gunung Semeru. Pemerintah melalui Kementerian ESDM terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik sekaligus memastikan informasi terbaru tersampaikan kepada masyarakat secara berkala.
“Untuk gunung berapi, saat ini ada tiga yang berstatus Siaga, yaitu Lewotobi Laki-laki, Merapi, dan Semeru. Tim kami di lapangan terus melakukan pemantauan dan akan menyampaikan perkembangan secara berkala,” ujar Bahlil dalam Konferensi Pers Kesiapan Nataru di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/12).
Selain itu, Bahlil menyebut terdapat 24 gunung api lain berstatus Waspada. Aktivitas erupsi juga masih tercatat di beberapa gunung aktif, di antaranya Gunung Ibu, Merapi, dan Semeru.
Kondisi ini membuat masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan rawan bencana, diminta untuk mematuhi rekomendasi jarak aman yang telah ditetapkan otoritas terkait.
Tak hanya ancaman dari aktivitas vulkanik, Bahlil juga mengingatkan potensi bencana geologi lain seperti pergerakan tanah, yang dapat dipicu oleh curah hujan tinggi dan cuaca yang tidak menentu.
Meski faktor alam tidak bisa dikendalikan sepenuhnya, pemerintah menegaskan langkah mitigasi dini tetap menjadi kunci untuk meminimalkan risiko bagi masyarakat.
“Cuaca saat ini memang tidak menentu dan berpotensi menimbulkan berbagai risiko. Namun dengan mitigasi yang dilakukan sejak awal, insya Allah dampaknya bisa ditekan,” tutup Bahlil.






