Iniloh.id – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Maluku yang mengajukan pinjaman daerah ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Langkah ini dinilai sebagai solusi tepat di tengah kondisi efisiensi anggaran yang berdampak pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Ketua Umum DPD IMM Maluku, M. Saleh Souwakil bahwa situasi keuangan daerah saat ini jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga dibutuhkan terobosan agar pembangunan tidak terhenti.
Pengajuan pinjaman oleh Gubernur Maluku disebut sebagai keputusan strategis untuk memastikan proyek infrastruktur tetap berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Mereka menegaskan bahwa hal paling penting dari kebijakan ini adalah transparansi penggunaan anggaran dan kejelasan arah pembangunan.
IMM Maluku menilai pemerintah provinsi sudah menunjukkan keterbukaan terkait rencana pinjaman sebesar Rp1,5 triliun tersebut.
“Kita tidak bisa hanya bergantung pada APBD Provinsi Maluku yang kecil, apalagi di tengah efisiensi anggaran. Langkah gubernur ini justru menjadi solusi untuk pembangunan infrastruktur Maluku ke depan,” tegas pernyataan resmi Ketua Umum DPD IMM Maluku, Saleh Souwakil kepada awal media, Kamis, (20/11/2025).
Ia berharap pinjaman ke PT SMI dapat memastikan pembangunan berjalan maksimal dan benar-benar memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat Maluku.






