IMF Ajak Umat Muslim Indonesia Bijak Sikapi Hukum dan Tahan Amarah Soal Habib Bahar bin Smith

 

BATAVIA TIMES – Konten Creator YouTube Ruang Bicara, Ibrahim Malik Fatsey (IMF) berharap masyarakat muslim Indonesia bisa menahan amarah dan menghargai proses hukum yang menyeret Habib Bahar bin Smith (HBS).

Bacaan Lainnya

“Sabar, hargai proses hukum yang ada,” kata Ibrahim Malik Fatsey saat di konfirmasi, Rabu (5/1/2022)

Sebelumnya, HBS diperiksa Polda Jawa Barat (Jabar) soal ceramahnya yang dinilai mengandung unsur pembohongan kepada publik saat Habib Bahar bin Smith berceramah di Bandung pada beberapa waktu lalu.

Adik kandung dari Sekertaris Umum HMI Cabang Jakarta Raya itu menyatakan dirinya cukup menghargai rasa kekecewaan pada umat islam dan pengikut Habib Bahar bin Smith. Namun conten creator karib disapa IMF ini menyerukan umat islam Indonesia untuk lebih bijak menahan amarah dalam bertindak dan menghargai proses penegakan hukum yang ada.

“Kita semua mencintai para alin ulama kok, para habib dan para pemuka agama di negeri kita tercinta ini. Namun kita juga harus bisa menjaga amarah dan tidak bertindak diluar ketentuan hukum. Karena ini negara hukum,” ujarnya

Lebih lanjut, menurutnya aparat penegak hukum sudah maksimal melaksanakan kerjanya secara profesional dan sesuai dengan tugas serta wewenangnya sebagai penegak hukum.

“Aparat (Polisi) sudah maksimal dalam bekerja susuai dengan tugas dan wewenangnya tidak mungkin gegabah dalam melaksanakan perintah hukum,” tambahnya

Ia juga turut menyesali perbuatan Habib Bahar bin Smith, jika benar sesuai dengan sangkaan penyidik Polda Jawa Barat soal berita bohong dan provokatif yang diduga dilakukan HBS. Bagaimanapun menurutnya, bahwa berita bohong dan provokatif akan sangat berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Seperti saya sudah katakan sebelumnya, bahwa Indonesia ini negara hukum, semuanya sama dimata hukum tanpa pandang bulu atau keistimewaan golongan tertentu. Maka dengan itu, saya turut mengajak masyarakat untuk sama-sama mempercayai hukum dan penegak hukum yang ada di negeri kita ini. Sangat kecewa jika benar adanya sangkaan penyidik Jabar kepada HBS,” paparnya

Selain masyarakat, ia juga berharap sekaligus mengajak para penceramah agar tetap menunjukan sikap harmonis dan penuh kasih sayang dalam menyampaikan syiar agama. Baginya, Islam membawa dan memberikan cinta dan kasih sayang, bukan sebaliknya menghadirkan permusuhan dan juga kerusakan. 

“Islam Rahmatan Lil Alamin yaitu mencintai dan menyayangi dan tidak menghadirkan permusuhan dan kerusakan diantara sesama manusia (semua golongan),” tutup dia***

Pos terkait