Heboh Starlink Pulsa di Lokasi Bencana, TNI AD Buru-buru Klarifikasi: Tak Ada Biaya, Semua Gratis

Heboh Starlink Palsu di Lokasi Bencana, TNI AD Buru-buru Klarifikasi: Tak Ada Biaya, Semua Gratis

Iniloh.id – Pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak soal siapa yang menanggung “pulsa” layanan Starlink bagi korban bencana di Sumatra sempat memantik diskusi luas di media sosial.

Ucapan tersebut mencuat ketika Maruli membahas pengiriman puluhan perangkat Starlink ke sejumlah titik bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menanggapi ramainya sorotan publik, TNI Angkatan Darat langsung memberikan penjelasan resmi.

Bacaan Lainnya

Klarifikasi disampaikan oleh Kabag Info Dispenad, Letkol (Arm) Sayed Syahrial.

Dalam keterangannya, Sayed menegaskan bahwa layanan internet Starlink yang digunakan di wilayah terdampak bencana tidak ditarik biaya apa pun.

Seluruh akses internet yang disediakan di lapangan, kata dia, diberikan secara gratis untuk membantu komunikasi warga, tim evakuasi, dan relawan.

“Layanan Starlink yang digunakan di lokasi bencana sepenuhnya gratis bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sayed menambahkan bahwa kehadiran internet darurat ini bertujuan memulihkan jalur komunikasi setelah banyak infrastruktur jaringan konvensional lumpuh akibat bencana.

Kehadiran Starlink disebut sangat membantu proses koordinasi dan penyaluran bantuan.

Dengan klarifikasi ini, TNI AD menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir soal biaya maupun mekanisme penggunaan layanan tersebut.

Fokus utama adalah memastikan korban dan petugas di lapangan tetap bisa terhubung selama proses penanganan bencana berlangsung.

Pos terkait