Genap 100 Hari Kerja Kapolri Baru, Etos Institute Rilis Survey Harapan Masyarakat Terhadap Kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo

Jakarta – Lembaga Survey Etos Indonesia Institute kembali mengeluarkan rilis survey nasional terkait harapan masyarakat terhadap kepemimpinan kapolri baru Listyo Sigit Prabowo yang tepat hari ini 100 hari kepemimpinannya.

Bacaan Lainnya

Peluncuran survey nasional dengan bertemakan “Pendapat & Harapan Publik Terhadap Lembaga Kepolisian Negara RI  Pasca Dilantiknya Kapolri Baru” tersebut diselenggarakan di Pondok Rangi Kopi Percetakan Negara Jakarta Pusat, Sabtu, (8/05/2021).

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan yang  berada di 6 Kota Besar di Indonesia diantaranya DKI Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Semarang dan Bandung. Adapun sampel yang digunakan berupa sampel asli responden dengan berjumlah 2.000 responden. 

Ia berharap survey yang dilakukan Etos Institute bisa diterima dan menjadi rekomendasi untuk pembenahan polri lebih baik kedepannya dibawah kepemimpinan Sigit Prabowo. 

“Kami harap survey ini bisa diterima sekaligus menjadi rekomendasi untuk pembenahan kinerja polri kedepannya di bawah kepemimpinan kapolri baru” kata Iskandarsyah dalam konferensi pers rilis survey Nasional terkait Kapolri baru, Sabtu, (8/05/202)

Sebelumnya, ia juga mengatakan bahwa survey yang dilakukan dimulai tanggal 1 Maret 2021 hingga 22 Maret 2021. 

“Dimulai tanggal 1 Maret 2021 sampai 22 Maret 2021, tepat hari ini 100 hari kepemimpinan kapolri baru Listyo Sigit Prabowo” lanjut dia

Survei (survey) atau lengkapnya self-administered survey adalah metode pengumpulan data primer dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada responden individu. “Jadi bisa disimpulkan survei adalah metode untuk mengumpulkan informasi dari kelompok yang mewakili sebuah populasi : Sejumlah besar responden”tuturnya

Penelitian Survey kata Iskandarsyah, didasari atas fenomena atmosphere yang terjadi pra dan pasca pelantikan Kepala Kepolisian Negara (Kapolri RI) 2021, yaitu banyaknya informasi dimedia massa baik cetak dan elektronik yang memberitakan atau menyajikan tayangan-tayangan mengenai kinerja lembaga kepolisian.

Selain pemberitaan dimedia massa tentang fenomena adanya pemberitaan tentang oknum aparatur kepolisian yang dianggap jauh dari harapan publik yang ternyata belum dapat diatasi dengan pemberitaan tentang prestasi dan kecakapan anggota kepolisian belum mampu menarik simpati publik.

“Fenomena tersebut sudah lama tak sanggup menyemai harapan bagi rakyat. Adanya fakta tentang kehendak rakyat terhadap anggota kepolisian yang dapat diharapkan membela kepentingan keadilan bagi rakyat” paparnya 

Selain itu, lanjut dia dua fenomena tersebut akan menimbulkan persepsi dan opini di pubilk terkait tingkat kepercayaan rakyat terhadap lembaga kepolisian negara. 

“Terpilihnya Jenderal Polisi Drs.  Listyo Sigit Prabowo, M.Si sebagai Kapolri baru 2021 akan memberikan harapan besar terhadap peningkatan kualitas kinerja kepolisian negara”jelas Iskandarsyah

Pos terkait