Iniloh.id – Media Kanada, Canadian Soccer Daily, mengungkap kabar mengejutkan terkait kursi pelatih Tim Nasional Indonesia.
Dalam laporannya, media tersebut menyebut John Herdman telah ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia dengan bayaran mencapai US$40.000 per bulan atau setara Rp670 juta.
Meski kabar tersebut ramai diperbincangkan, hingga kini PSSI belum memberikan konfirmasi resmi terkait penunjukan pelatih asal Inggris tersebut.
Namun, rumor ini menguat seiring berakhirnya kerja sama PSSI dengan Patrick Kluivert, yang sebelumnya gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
“Mantan pelatih tim nasional putra dan putri Kanada itu dilaporkan akan menerima gaji sebesar US$40.000 per bulan dalam peran barunya sebagai pelatih kepala Indonesia,” tulis Canadian Soccer Daily.
Media yang sama juga menyebut Herdman akan menjalani tugas kepelatihan pertamanya sejak mundur dari Toronto FC usai musim MLS 2024.
Menariknya, Herdman tidak hanya dikabarkan menangani tim senior, tetapi juga akan bertanggung jawab atas program Timnas Indonesia U-23.
Penugasan ganda tersebut disebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang PSSI untuk mempercepat regenerasi pemain menuju tim utama, seiring ambisi besar Indonesia menembus Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko.
“Peran barunya juga mencakup pengembangan tim U-23 guna mempercepat jalur pemain ke tim senior,” lanjut laporan tersebut.
Sebelumnya, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Ahmad Riyadh mengonfirmasi bahwa jajaran Exco telah menyepakati penunjukan pelatih baru dalam rapat yang digelar pada 18 Desember lalu.
“Exco sudah setuju. Betul, John Herdman yang disetujui melatih Timnas Indonesia,” ujar Riyadh.
John Herdman dikenal sebagai pelatih dengan pengalaman panjang di level internasional. Ia memulai kariernya di sepak bola usia muda Selandia Baru, lalu menukangi Timnas Putri Selandia Baru selama lebih dari satu dekade.
Namanya makin melambung saat menangani Timnas Kanada. Ia sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, prestasi bersejarah bagi negara tersebut.
Meski hasil di Qatar kurang memuaskan, reputasi Herdman tetap terjaga hingga akhirnya direkrut Toronto FC.
Kini, publik sepak bola Indonesia menanti kepastian resmi dari PSSI terkait kabar yang berpotensi membuka era baru bagi Timnas Indonesia.






