Iniloh.id – Timnas Indonesia U-23 harus menerima kenyataan tertinggal 0-1 dari Filipina pada akhir babak pertama laga Grup C SEA Games 2025 di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12).
Garuda Muda sejatinya sempat membuka peluang emas lebih dulu. Pada menit ketujuh, bola sempat bersarang di gawang Filipina. Namun kebahagiaan itu hanya sekejap karena wasit menganulir gol tersebut.
Mauro Zijlstra dianggap melakukan pelanggaran sebelum proses gol terjadi.
Setelah kejadian itu, permainan berubah menjadi lebih alot. Filipina tampil disiplin dalam menjaga area pertahanan dan menutup ruang, membuat para pemain Indonesia kesulitan membangun tekanan baik dari sisi sayap maupun lini tengah.
Peluang berikutnya datang pada menit ke-22. Umpan bola mati dari Dony Tri Pamungkas disambut sundulan Kadek Arel, tetapi kiper Filipina, Nicholas Guimaraes, bergerak cepat dan mementahkan upaya tersebut.
Tak berhenti sampai di situ, Muhammad Ferarri mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-28.
Bola melaju deras, namun Guimaraes kembali tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan.
Rivaldo Pakpahan juga turut mengancam lewat dua peluang berbeda. Meski memiliki ruang tembak, upayanya belum cukup untuk membuat Indonesia memimpin.
Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-43, Rayhan Hannan hampir memanfaatkan blunder pemain belakang Filipina.
Tapi langkah Rayhan masih kalah cepat dari Guimaraes yang keluar kandang untuk mengamankan bola.
Alih-alih mencetak gol, Indonesia justru kecolongan pada masa injury time. Lemparan jauh pemain Filipina berhasil disundul Otu Banatao, membuat skor berubah menjadi 1-0. Filipina pun menutup babak pertama dengan keunggulan tipis atas Indonesia.






