![]() |
| Foto : Sceenshot Video Youtube Sekretariat Presiden |
BATAVIATIMES.COM – Presiden Jokowi dalam kesempatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) yang diselenggarakan secara virtual hari ini, menyampaikan arahan dan ketegasan perihal usaha-usaha kegiatan daerah yang dapat meningkatkan produktifitas serta pendapatan yang lebih optimal terhadap laju pertumbuhan ekonomi di daerah.
Dihadapan kepala daerah yang baru dilantiknya, Jokowi secara tegas menyatakan bahwa jabatan yang diemban bukanlah jabatan yang gampang untuk dijalankan, melainkan sebuah tanggung jawab yang harus diaktualisasikan secara jelas, terukur serta berdayaguna untuk masyarakat yang di pimpinnya.
“Jabatan yang diberikan kepada saudara dalam kehormatan tetapi sekaligus juga sebuah tanggung jawab yang besar tanggung jawab yang berat. Perlu terobosan yang visioner, produktif dan berdaya saing” kata presiden Jokowi yang disampaikan secara vitual dan ditayangkan Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, (14/04/2021) malam.
Selain itu, lanjut Jokowi, kepala daerah dalam menjalankan misi pembangunan di daerah harus mengikuti prosedur yang ada dan mengarah kepada original oriented yakni orientasi yang berbasis pada hasil.
“Oleh sebab itu, jangan sampai hanya mengikuti prosedur yang ada, harus ke oriented harus original oriented yakni orientasi yang berbasis pada hasil. Harus berani berinovasi bukan sekedar mengikuti rutinitas hati-hati ini harus bekerja dengan kecepatan tinggi” lanjutnya
Lebih jauh dari itu, presiden Jokowi juga ingatkan para kepala daerah agar tidak hanya memantu perkembangan pembanguan ekonomi di daerah hanya berbasis pada pantauan data semata, melainkan secara lansung melakukan pengecekan di lapangan
“Oleh sebab itu, dalam bekerja jangan hanya puas membaca laporan saja cek di lapangan lihat di lapangan kontrol di lapangan inovasi kecepatan ketepatan kebijakan sangat dibutuhkan sekarang ini. Oleh sebab itu saya titip buat satu sampai tiga saja kegiatan besar yang anggarannya dikonsentrasikan ke sana manfaatnya oleh masyarakat contoh ada anggaran di sebuah Kabupaten 2 triliun misalnya hati-hati yang namanya belanja aparatur dan belanja pembangunan belanja aparatur dan belanja muda dilihat gedean yang mana usahakan agar belanja pembangunan belanja modal itu lebih besar” pungkasnya







